Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Rumah Murah Ternyata Masih Banyak

Dari tahun ke tahun kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan bertambah menipis. Dan penyebarannya di seluruh Indonesia kendati akan semakin terbatas. Hal ini tentunya akan mengakibatkan penyusunan atau pengembangan perumahan bersubsidi dan sepatutnya estate yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau kelas menengah ke lembah pun terpaksa harus di hentikan sama sebagian pengembang.
image

Habisnya kuota FLPP tersebut pun akan memproduksi para pengembang hendak merasa semakin terpaksa dan terpojokkan terlintas penurunan citranya terhadap publik, tidak terkecuali PT. Riscon Reality dan Delta Group Property. Saat ini para pembeli juga sudah mulai meragukan integritas dan kapasitas dari para pengembang perumahan tersebut karena rumah - rumah yang akan dibeli gak juga bisa di https://deltaproperty.co.id/ .

Pikir Gena Bijaksana yang merupakan kepala marketing dari dan dagang development dari PT. Riscon Reality, saat ini telah ada beberapa proyek pengembangan perumahan bersubsidi dan real estate yang mulai terhambat di kurang lebih daerah, seperti di Serang, Bogor, dan Palembang. Bahkan untuk yang berada di daerah Palembang telah berhenti sama sekali. Dari segi beliau juga, kelanjutan dari kurangnya kuota FLPP akan memberikan suatu tekanan berlebih pada bursa penjualan properti, terutama ketika pasar sedang gak membaik seperti yang terjadi pada saat ini.

Jika nantinya terlintas akhir tahun ini FLPP masih tidak disematkan lagi, bisnis milik real estate itu akan terus bertindak, akan tetapi harus menyibukkan kembali strategi beda untuk terus menumbuhkan penjualan agar pengembangan perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah bisa terus bertindak seperti apa yang diharapkan sebelumnya. Terhentinya pembangunan oleh beberapa pengembang bisnis properti tidak hanya berasa oleh Riscon Realty, namun pengembang Delta Group juga tertekan memberhentikan pembangunan perumahan murahan di kawasan Bogor meskipun ada beberapa rumah yang telah selesai dibangun.

Rumah murah yang telah jadi dibangun untuk pembiayaan dengan skema FLPP tidak dapat rambang digeser pembiayaannya tandus skema lain. Terdapat beberapa aturan yang berbeda dan menyenggol jumlah cicilan yang mungkin saja sebagai lebih tinggi atas sebelumnya dan akhirnya sangat memberatkan pemakai, terutama masyarakat berpenghasilan rendah. Jika nantinya hal ini betul terjadi, maka hendak ada banyak sekali bakal pembeli yang bakal membatalkan transaksinya, olehkarena itu mungkin mereka mampunya membayar dengan peraturan yang ada pada skema FLPP.

Satu diantara strategi marketing yang akan digunakan Delta Group Property ialah dengan menggeser sinopsis pembiayaan untuk rumah bersubsidi yang tadinya secara FLPP, nantinya hendak menggunakan skema pembiayaan lain seperti pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BPPBT). Mungkin sedang sekian informasi yang bisa kami sampaikan terkait pengembangan wisma murah yang sekarang sedang mengalami pasang surut. Kami berharap semua keadaan tersebut dapat segera sembuh dan kedepannya akan ada lebih banyak wisma murah yang siap dibangun.
Sign In or Register to comment.